KADES MEKARLAKSANA GERAM TERHADAP SIKAP PEMBORONG, PROYEK JALAN RAMBAT BETON TERBENGKALAI

0
35

Bandung, Media3.id – Perbaikan jalan rambat beton di kampung jalan pojok Pangupukan rt 01/06  desa Mekarlaksana kecamatan Ciparay kabupaten Bandung, sepanjang ÷100 meter yang dikerjakan pihak ke tiga di duga menuai masalah karena sampai saat ini  perbaikan jalan tersebut belum rampung pekerjaannya.
Tentunya hal ini mengundang tanya Sopandi selaku kepala desa Mekarlaksana dan warganya yang merasa heran  oleh pihak pelaksana proyek jalan rambat beton yang tidak menyelesaikan pekerjaan jalan di wilayahnya.

Menurut Sopandi kepala desa Mekarlaksana saat di konfirmasi Crew Media3id,Sabtu(13/7)  membenarkan bahwa perbaikan jalan rambat beton di lokasi jalan Pojok Pangupukan, sampai saat ini pekerjaannya terbengkalai, dan belum selesai,entah ala alasannya  perbaikan jalan rambat beton, pihak pemborong tidak merampungkannya.” Ucap Sopandi.

Tentunya saya selaku kepala desa Mekarlaksana merasa kecewa dengan sikap pelaksana pekerja perbaikan jalan rambat beton yang tidak menyelesaikan pekerjaan jalan tersebut,” ungkapnya.
Lanjut Sopandi, dengan kejadian seperti ini pihak pemerintah desa Mekarlaksana menuntut pihak pelaksana, untuk segera menyelesaikan perbaikan jalan rambat beton,agar tidak terjadi kesalahpahaman warga terhadap saya selaku kades, karena pemerintah desa Mekarlaksana tidak ikut campur dalam proyek jalan rambat tersebut, itu murni pihak ke tiga yang mengerjakannya,Saya selaku Kades tidak mau kena imbasnya dan di tuding warga, Kades Mekarlaksana bermain di dalam pekerjaan proyek tersebut,” ujar Sopandi.

Pernah saya datang menemui  saudara Agus  UPT PU Binamarga di Ciparay, untuk di minta bantuannya menghubungi pihak ke tiga, agar segera merampungkan perbaikan jalan tersebut, dan pihak UPT PU Binamarga Ciparay, selaku pengawas menyanggupi akan membantunya, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan lagi dari pihak UPT PU Binamarga Ciparay,terkait penyelesaian perbaikan jalan rambat beton di kampung Pojok pangupukan,” ucap Sopandi menambahkan.

Di tempat terpisah Rahmat SH,ketua PMPRI Propinsi Jawa Barat, saat di minta tanggapan terkait perbaikan jalan rambat beton, di desa Mekarlaksana yang terbengkalai, dimana pelaksananya di kerjakan pihak pemborong,menegaskan,” Wajar Kepala Desa Mekarlaksana menyesalkan atas sikap yang di tunjukan pihak pelaksana proyek jalan rambat beton, karena ini  keperluan hajat orang banyak, sebagai sarana transportasi jalan.

Selain itu kepala desa tidak dilibatkan dalam pengerjaan perbaikan jalan,anggarannya pun tidak jelas datangnya darimana, karena pihak pemborong tidak transparan terkait pemasangan papan proyek,” tegasnya.

Mestinya pihak pengawas dari PU Binamarga UPT Ciparay juga mengarahkan dan menegur serta segera menghubungi pihak pemborong untuk di minta pertanggungjawabannya, jangan sampai kepala desa tercoreng nama baiknya dan kena imbasnya ulah dari pihak pemborong yang memenangkan tender proyek jalan rambat beton di desa Mekarlaksana,” Pungkas  Rahmat.

( Arbim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here