Ratusan Buruh Terima Keputusan Gugatan MK Dengan Damai

0
4

Boy Simarmata yg berprofesi sebagai tukang becak angkutan barang, saat dimintai tanggapan nya di lokasi pusat pasar kota kaban jahe, kabupaten Karo.

Tanah Karo-Media3.id – Pasca sidang gugatan pertama Hasil Pemilihan Umum pemilihan Presiden tahun 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada  tertanggal 14 Juni 2019 kamarin,

Sejumlah buruh angkut becak barang di pusat pasar kota kaban jahe, kabupaten karo, Sumatera Utara, sepakat menolak aksi yang berpotensi rusuh setelah sidang MK pertama digelar.

Boy Simarmata,  perwakilan sejumlah abang becak angkutan barang itu, menuturkan menolakan dan tidak mengikuti jika ada rangkaian aksi-aksi yang berpotensi pada kerusuhan saat berjalannya proses persidangan di MK, Selasa (18/06/2017) pukul 10:00 wib, karena hal tersebut dapat menimbulkan kerugian kepada sejumlah abang becak dan para pedagang yang notabenya sebagian besar masyarakat kecil.

“Kalau saja kerusuhan itu terjadi maka kami yang sebagai buruh kecil ini,  berpenghasilan paspas an  yang ada di sejumlah lokasi,  omset kami pasti akan berkurang, bahkan pelanggan kami tidak ada pada saat ada aksi potensi kerusuhan,” terang Simarmata.

Dalam hal ini, memohon kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan segala bentuk konten negatif yang mengarah pada provokasi maupun berita bohong di seluruh lini sosial media dalam menyikapi sidang MK.

Masih dilokasi pusat pasar kaban jahe, Bahrum (42) salah satu pedagang aksesoris mengatakan terkait isu adanya aksi-aksi yang menimbulkan kerusuhan, berharap  tidak terjadi seperti kerusuhan pada tahun 1998 yang lalu.

“Semoga masyarakat bisa menyaring semua hasil dan keputusan MK hingga sampai dengan keputusan ahir  MK nantinya.” Harapnya.

(Daris Kaban)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here