Pedagang Keliling, Cemas Jika Ada Kerusuhan Yang Berdampak Menurunnya Omset Penjualan

0
16

Karo- Media3.id – Pasca sidang gugatan pertama Hasil Pemilihan Umum pemilihan Presiden tahun 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada  tertanggal 14 Juni 2019 kamarin,

Pedagang kerupuk keliling, yang kesehariannya berjualan di seputaran kecamatan Kuta buluh, kabupaten karo, Sumatera Utara, menolak aksi yang berpotensi rusuh setelah sidang MK pertama digelar ,

Masih menurut Didit,  ia menolak dan mengecam aksi-aksi yang berpotensi pada kerusuhan saat berjalannya proses persidangan di MK dan khawatir terjadi keributan, Rabu (19/06/2017) pukul 10: 20 wib

Karena hal tersebut dapat menimbulkan kerugian kepada  para pedagang keliling dan para pelaku usaha lainnya sebagian besar masyarakat kecil,

Kalau saja kerusuhan itu terjadi maka kami yang sebagai buruh kecil ini, yang berpenghasilan paspasan  otomatis  dapat mengurangi pendapatan kami , masyarakat akan resah dan omset kami akan berkurang pada saat ada aksi potensi kerusuhan,” jelasnya

Dalam hal ini, kami mohon kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan segala bentuk konten sara yang mengarah pada provokasi maupun berita bohong di seluruh lini sosial media dalam menyikapi sidang MK.

Masih dilokasi  yang sama , Restu putra (30) warga Berastagi yang juga berprofesi sebagai pedagang somay keliling mengatakan, terkait isu adanya aksi-aksi yang menimbulkan kerusuhan, berharap  tidak terjadi seperti kerusuhan pada tahun 1998 yang lalu, kami tetap cinta damai bagi kami NKRI adalah harga mati, terimakasih juga kepada tni dan polri yang telah menjaga situasi yang kondusif selama ini,

Semoga masyarakat bisa menyaring semua hasil dan keputusan MK hingga sampai dengan keputusan ahir  nantinya.” Jelasnya

(Daris Kaban)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here