NENEK SEPEDA ONTEL KORBAN TABRAK LARI ITU MENINGGAL

0
6
: Nenek Jumilah sesaat setelah ditolong oleh warga sekitar lokasi kecelakaan yang dialaminya, sebelum dibawa ke rumah sakit.

Klaten, Media3.id- Seorang nenek bernama Jumilah (69) warga Dukuh Sidomulyo, Desa Beji, Kecamatan Pedan, Klaten, meninggal akibat tabrak lari di jalan Pedan-Cawas, Desa Mlese, Cawas, Klaten, pada Rabu (19/6).

Peristiwa lakalantas itu terjadi pukul 05.00 wib. Saat itu Jumilah mengayuh sepeda yang memuat beronjong berisi kerupuk menuju ke Pasar Masaran Cawas yang berjarak sekitar 2 km dari rumahnya.

Peristiwa tabrak lari ini diketahui sesama pedagang Pasar Masaran yang melintas di lokasi kejadian bernama Sumini.

“Saat melintas, saya lihat  bu Jumilah dari pakaian yang dikenakannya dan kemudian saya hampiri,” kata Sumini.

Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Cawas. Kemudian Jumilah dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Cawas. Kejadian ini juga dikabarkan kepada keponakan Jumilah, Riyanto sekitar pukul 06.30 wib.

Jumilah mengalami luka di sejumlah bagian tubuh,  di antaranya kepala bagian belakang hingga harus dijahit. Saat dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), Jumilah masih sadarkan diri.
Namun, jawabannya ngelantur ketika ditanya petugas kesehatan yang merawatnya. “Ditanya anaknya berapa dia jawabnya dua. Padahal hanya satu anak. Kemudian menjawab tiga. Setelah itu dibawa ke bangsal dan sudah tidak sadarkan diri,” kata Riyanto.

Jumilah meninggal dunia pada Kamis (20/6) sekitar pukul 01.00 WIB. Nenek tersebut dimakamkan pada Kamis sekitar pukul 14.00 wib.  Ia meninggalkan suami bernama Tugiyo, 70, yang bekerja sebagai petani dan seorang anak laki-laki yang sudah berkeluarga dan bekerja di Cikarang.

Riyanto mengenal budenya sosok wanita yang baik hati dan rajin beribadah. Ia bercita-cita naik haji. Pada Januari lalu, Jumilah sudah mendaftar berangkat haji.

Sementara itu, sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian tak mengetahui peristiwa kecelakaan yang menimpa Jumilah. Warga menjelaskan kondisi jalan beraspal mulus dan terdapat lampu penerangan jalan.

Kanitlaka Polres Klaten, Ipda Panut Haryono, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, mengatakan masih menyelidiki peristiwa itu. Sepeda yang dikayuh Jumilah kini berada di Unitlaka sebagai barang bukti. Kondisi sepeda tersebut rusak parah. Ban belakang tak lagi berbentuk lingkaran.
Kanitlaka memperkirakan pelaku mengendarai sepeda motor. Hal itu lantaran ditemukan jejak ban dari pengereman yang membekas di lokasi kejadian.

“Ada bekas pengereman ban sepeda motor. Selain itu ada temuan lampu sein di sekitar lokasi. Kami masih mencari informasi warga yang mengetahui kejadian tersebut termasuk kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi,” jelas dia. ▪  (Shaleh Rudianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here