WACANA PINDAH IBU KOTA NEGARA DIBAHAS UGM BERSAMA BAPPENAS

2
2
Prof. Ir. Nizam MSc., Ph.D  , Dekan Fakultas Tehnik UGM Yogyakarta. 

Yogyakarta, Media3.id –  Fakultas Teknik UGM mengkaji rencana pemindahan ibu kota Indonesia bersama dengan Bappenas. Kajian dan rekomendasi (anjuran) dikeluarkan dengan pendekatan akademis dari hasil FGD yang sudah dilakukan dan setidaknya ada tiga hal yang harus digarisbawahi dari rencana pemindahan ibu kota.

Pertama, rencana pemindahan ibu kota sebaiknya berdasarkan pertimbangan agenda besar geopolitik strategis, bukan hanya nasional.

“Terutama penekanan pada peran Indonesia dalam tatanan global ke depan dan tuntutan sejarah,” ucap Prof. Ir. Nizam, MSc,. Ph.D, Dekan Fakultas Tehnik UGM, Senin (13/5/2019).

Menurutnya, ibu kota memiliki fungsi dan pesan simbolis, sehingga menjadi strategis jika ibu kota baru berada di kawasan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II  yang koordinatnya berada di kawasan pantai Timur pulau Kalimantan.

“Hal ini juga sejalan dengan visi besar pengembangan Indonesia ke depan sebagai negara maritim,” tambah Nizam.

Kedua, pemindahan ibu kota berarti pemindahan pusat pemerintahan yang aspeknya meliputi, eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Sehingga sebaiknya pusat pemerintahan tidak menyatu dengan pusat kegiatan ekonomi dan bisnis.

“Ini juga untuk mengurangi potensi korupsi dan kolusi kekuasaan dengan bisnis dan ekonomi,” kata pria berkeahlian tehnik hydraulic ini.

Ketiga, lanjut Nizam, pemindahan ibu kota tidak serta-merta akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional. Menurut pendapatnya, untuk pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi perlu dilakukan rancangan tersendiri. Nizam mengungkapkan salah satu usulan adalah pengembangan industri dan industrialisasi Kalimantan, dengan memanfaatkan dan mengolah sumber daya alam yang melimpah. Penekanannya pada peningkatan nilai tambah melalui pemrosesan hasil tambang atau mineral dan perkebunan alias produk derivatif.

Ia menuturkan potensi sumber energi dari Kalimantan juga sangat melimpah, mulai dari gas alam, batubara, hingga nuklir. Potensi ini juga mendukung syarat industrialisasi, yakni ketersediaan sumber bahan baku, energi, dan akses pelabuhan. Nizam menilai, jika sumber daya manusia yang unggul, maka akselerasi pembangunan untuk pertumbuhan sekaligus pemerataan dapat dilakukan.

“Untuk itu perlu disusun rencana yang komprehensif agar industrialisasi berjalan secara berkelanjutan tanpa mengorbankan fungsi ekologis alam yang ada,” kata Nizam.

Tidak hanya itu, Nizam menambahkan karena saat ini Indonesia sudah masuk dalam masyarakat ASEAN, dan Jakarta secara de facto merupakan ibu kota ASEAN, maka di samping pemindahan pusat pemerintahan ke ibu kota negara yang baru, disarankan untuk menjadikan Jakarta sebagai ibu kota ASEAN yang dapat memfasilitasi pertemuan-pertemuan internasional.

Dia juga menyebut pembangunan ibu kota baru harus sejak awal didasarkan pada prinsip smart and green (capital) city.

 “Rencana pemindahan ibu kota juga harus inklusif, melibatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat luas,” dia menandaskan.

(Shaleh Rudianto)

2 COMMENTS

  1. Mnrt hematnya perpindahan ibukota hrs memberi dampak position bagi wilayah yg akan di tempati
    Dan dgn kajian yg cukup baik sdh cukup untuk lakukan pindah ibukota
    Klu selalu melibatkan rakyat bnyk maka Kita tdk jadi pindah & terus menerus tertinggal dari negara lain
    Yg penting kajiannya sdh di setujui perwakilan rakyat (DPR) sy rasa inilah negara yg punya motivasi kemajuan
    Klu perlu setelah maju di ibukota Batu nlh juga pindah ke daerah tertinggal until buat Kota Kota yg Ada atau Provinsi jadi lbh baik
    Sy & kelompok & organisasi yg saya bawahi sangat mendukung perpindahan ibukota negara

  2. Mnrt hematnya perpindahan ibukota hrs memberi dampak position bagi wilayah yg akan di tempati
    Dan dgn kajian yg cukup baik sdh cukup untuk lakukan pindah ibukota
    Klu selalu melibatkan rakyat bnyk maka Kita tdk jadi pindah & terus menerus tertinggal dari negara lain
    Yg penting kajiannya sdh di setujui perwakilan rakyat (DPR) sy rasa inilah negara yg punya motivasi kemajuan
    Klu perlu setelah maju di ibukota Batu nlh juga pindah ke daerah tertinggal until buat Kota Kota yg Ada atau Provinsi jadi lbh baik
    Sy & kelompok & organisasi yg saya bawahi sangat mendukung perpindahan ibukota negara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here