Tuntut Berbagai Hal, Sejumlah Warga Desa Banjaran Ontrog Kepala Desa

0
2

Majalengka – Media3.id – Warga Desa Banjaran Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka  berdemonstrasi di depan balai desa  menuntut Kepala Desa Banjaran turun dari jabatannya, Senin (13/5/2019).

Kepala Desa Erick Prasetya Marta  dinilai pendemo selama kepemimpinannya tidak transparan dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran desa baik yang bersumber dari Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

Bahkan sebagian warga Banjaran tersebut menginginkan Kepala desa untuk turun dari jabatannya.

Warga pendemo mengutarakan sejumlah tuntutan terutama perihal kinerja pemerintahan desa serta pengelolaan limbah PT Kaldu Sari Nabati (KSNI)

“Tuntutan kami diantaranya, ingin pemerintah desa transparan perihal pengelolaan anggaran desa, selama ini kami nilai tidak transparan, coba mana laporan pertanggungjawabannya, mohon tunjukan kepada kami,” ungkap Rahmat salah satu warga dalam orasinya.

Selain itu pihaknya meminta pengelolaan limbah PT KSNI tetap dikelola oleh CV Banjaran Lestari.

” Kami menolak pengelolaan limbah PT KSNI dialihkan pengelolaannya kepada BUMDes, kami meminta pengelolaan limbah itu tetap oleh CV Banjaran Lestari,” paparnya.

Menurutnya, pengelolaan limbah PT KSNI oleh CV Banjaran Lestari selama ini sudah banyak dirasakan manfaatnya khususnya bagi masyarakat Desa setempat.

Dilain pihak Kepala Desa Banjaran, Erick Prasetya Marta mengaku dalam pengelolaan anggaran desa selama ini sangat transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

” Setiap realisasi DD, ADD maupun dana bantuan lainnya kami selalu membuat ballyhoo atau papan informasi dana  anggaran, juga papan proyek,” ujarnya.

Ditegaskannya, apabila masyarakat menilai pemerintahannya selama ini tidak transparan dalam pengelolaan anggaran desa dan atau memiliki bukti-bukti penyelewengan anggaran, pihaknya mempersilahkan masyarakat untuk melaporkannya kepihak yang berwajib.

” Kalau saya dituntut mundur, itu ada mekanismenya. Sedangkan terkait pengelolaan limbah PT KSNI, segera kami akan lakukan musyawarah dengan unsur terkait,” jelasnya.

Pantauan media demonstrasi sebagian warga desa Banjaran tersebut dijaga ketat aparat keamanan.
Meskipun berlangsung alot audiensi perwakilan pendemo dan Pemerintah desa dan lembaga desa berakhir kondusif.

(Nano)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here