KONDISI KASATRESKRIM POLRES WONOGIRI BELUM SADARKAN DIRI

0
34
Kakak korban, Yudha Mulya Angga Sasmita.

Sukoharjo, Media3.id-  Kondisi Kasat Reskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani hingga kinu masih tidak memungkinkan dibawa berobat ke singapura. Korban pengeroyokan saat menghalau konvoi kelompok massa di Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri tersebut tidak memungkinkan menempuh perjalanan jauh karena masih koma.

Sejak lima hari dirawat di RS Dr Oen Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, kondisi AKP Aditia masih tak sadarkan diri. Korban mengalami multiple jejas atau sebab- sebab yang menandakan trauma berupa lecet di sekujur tubuh dan perdarahan di bagian kepala.

“Pasien mengalami cedera kepala berat, ada perdarahan di otak yang kemudian kami ambil tindakan operasi mengangkat perdarahan,” kata Kabid Pelayanan Medis RS Dr Oen Solo Baru, Yohana Denyka Kurniawati, Senin (13/5/2019).

Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti.

Kondisi korban diakui cukup berat karena perdarahan yang luas. Terdapat dua dokter yang menangani pasien, yaitu dokter bedah saraf dan dokter anastesi. Terkait penyebab trauma, pihak rumah sakit belum bisa memastikan benda seperti apa yang mengenai pasien.

Secara medis, rumah sakit sudah melakukan tindakan sesuai standar ilmu kedokteran. “Kami langsung melakukan CT scan dan pemeriksaan penunjang medis lainnya,” terangnya. 

Sementara, kakak kandung AKP Aditia Mulya, Yudha Mulya Angga Sasmita mengatakan, keluarga sempat berencana membawa korban ke Singapura guna mencari alternatif pengobatan.

Namun mempertimbangkan kondisi pasien pasca operasi masih belum sadar, akhirnya keluarga memutuskan memaksimalkan pengobatan di RS Dr Oen Solo Baru. “Masalah kesehatan dan kondisi adik kami menjadi pertimbangan, termasuk resikonya. Maka kami percayakan yang terbaik di sini,” paparnya. •    (Shaleh Rudianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here