KAMPUD Gelar Unjuk Rasa, Serukan Semua Pihak Hargai Keputusan Rekapitulasi KPU

0
22
Sekitar 300 massa dari Komite Aksi Pemuda dan Mahasiswa untuk Demokrasi (KAMPUD) menggelar aksi unjuk rasa di samping kantor KPU Jl. Hoscokroaminoto, Menteng Jakarta Pusat, Selasa, (21/05/2019). Foto: Gus Din

Jakarta, media3.id – Sekitar 300 massa yang mengatasnamakan Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) menggelar unjuk rasa di samping kantor KPU Jl. Hoscokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat. Massa menyerukan agar semua pihak menghormati keputusan KPU tentang penetapan hasil akhir rekapitulasi perolehan suara.

Aksi ini dimulai pagi di samping kantor KPU pada jam 11.00 WIB, Selasa (21/05/2019). Demo yang dipimpin Rifki Basit ini tampak membentangkan ratusan poster dan spanduk bertuliskan “Save KPU, Hormati Keputusan KPU, Tolak People Power, 03 Persatuan Indonesia dll.”

Koordinator Lapangan Rifki Basit mengatakan KPU telah menetapkan hasil rekapitulasi pemilu lebih cepat sehari dari jadwal yang ditentukan. Rifki mengajak semua pihak menghormati dan mengakui hasil penetapan pemilu tersebut. Baik Pemilihan Legeslatif maupun Pemilihan Presiden.

“KPU memiliki legitimasi dan berkekuatan hukum tetap dalam penetapan hasil akhir rekapitulasi suara. Apalagi hasilnya berasal dari proses demokrasi yang benar, jujur, adil dan transparan,” teriak Rifki dalam orasinya.

Kata pria kelahiran Madura ini, kalah dan menang merupakan hal yang biasa dalam sistem demokrasi. Menurutnya, semua elite politik harus arif menyikapi hasil pemilu yang berlangsung bersamaan ini, mulai DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Propinsi, DPR RI, DPD RI dan Pemilihan Presiden RI 2019-2024.

“Saya mengajak para elit untuk stop provokasi dan ujaran kebencian yang bisa memecah belah persatuan bangsa. Kita semua saatnya kembali bersatu pasca penetapan hasil pemilu 2019 dalam rajutan Bhinneka Tunggal Ika,” tandas Rifki.

Saat aksi demontrasi digelar, polisi masih berjaga-jaga di seluruh sudut kantor KPU. Tampak arus lalu lintas terpantau ramai lancar dari arah Kuningan menuju Menteng, begitu pun arah sebaliknya.

Akhirnya aksi simpatik ini bubar tepat jam 12.00 WIB. Mereka sengaja demo sebentar sebab menjalankan ibadah puasa, massa meninggalkan lokasi dengan tertib dan aman dengan pengawalan polisi dan tentara. (Gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here