Jurnalis Daerah Solidaritas Untuk Rekan Jurnalis Korban Diskriminasi Di Bandung

0
13

Banjar, media3.id – Jurnalis Banjar Pattoman (JBP) melakukan Aksi solidatitas terhadap diskriminasi wartawan atau jurnalis yang terjadi di bandung kemarin Rabu (1/5/19) di acara aksi demo di hari buruh ( may day ).

Adanya terjadi tindakan kekerasan terhadap wartawan yaitu photografer tempo prima mulia dan koresponden freelance iqbal kusumadireza (reza)

JBP Jurnalis banjar patroman mengadakan aksi solidaritas terhadap dorongan ditegakkannya supermasi hukum terhadap bentuk diskriminasi terhadap wartawan yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian di alun alaun kota banjar 2 mei 2018

Gelaran aksi tersebut langsung di datangi oleh Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana,  dandim 0613/Ciamis letkol Arm TRI ARTO SUBAGIO, M.Intl Rel, fan wakil walikota Banjar Nana Suryana.

Pada gelaran aksi tersebut korlap aksi tersebut Anggoro  mengecam tidakan aparat yang seharusnya mengayomi bukan menghakimi maka kami menungtut penegakan supemasi hukum kepada pihak penegak hukum atas kejadian tindakan kekerasan yang terjadi pada wartawan di bandung.

“Karena tugas wartawan di lindungi Undang-undang 40 tahun 1999 pasal 18 disitu disebutkan menghalang-halang tugas wartawan merupakan pelangaran dan bisa di jerat pidana kurungan maksimal 2 tahun atau denda Rp 500.000.000,-” Jelasnya.

Aksi tersebut dengan bentuk penandatangan petisi dan penyerahan KTA pokja polres.

Kapolres Banjar AKB Yulian Perdana menolak penyerahan KTA pokja tersebut sambil menjelaskan, ” terkait kejadian kemarin itu bisa di katakan oknum lah dan kita juga harus memahami situasi dilapangan itu seperti apa dan tidak ada sedikitpun niatan dari TNI dan POLRI untuk menyakiti rakyat bukan hanya jurnalis atau siapapun bahwa kami pun terlahir dari rakyat.

“Saya jamin itu tidak ada perintah untuk menyakiti rakyat siapa pun itu tugas kami untuk mengayomi. Khususnya untuk semua rekan rekan wartawan yang ada di banjar kami berterima kasih karena berkat kerja kalian banyak membantu kami bisa begini.” ujar Yulian.

Lanjutnya, atas permohonan maafnya , Itu terjadi di luar banjar dan jangan menyamakan karna itu kejadian di bandung dan mari ciptakan kondusifitas kota banjar  yang telah terjaga dan tetap semangat.

Wakil walikota Nana Suryana menyambung tangapan kapolres, jangan mudah terpancing karena kejadian tersebut karena perbuatan seseorang oknum maka kita jang menaksirkan semuanya salah, mari kita jaga persahabatan, kerjasama dan solidaritan di kota banjar.

“Ini sudah banyak kita rasakan antara kami perangkat pemerintahan Polisi dan TNI dengan insan pers. Karena kerja kerasnya kami tak ada apa apanya tanpa ujung pena kalian saya menyucapkan terimakasih atas apresiasinya para jurnalis kepada kami TNI POLRI mari kita jaga persahabatan.” Pungkas Nana.

(tema)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here