Alat Peraga Kampanye Ilegal Ditertibkan Satpol PP

0
18
Alat Peraga Kampanye (APK) Ilegal ditertibkan Satpol PP Kota Cimahi beserta unsur TNI dan Dishub Kota Cimahi

Cimahi, Media3.id- Petugas gabungan kembali menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Minggu (10/3/2019) malam.

Penertiban dilakukan karena APK yang terpasang itu ilegal alias menyalahi aturan. Selain tak sesuai dengan titik yang diharuskan, propaganda politik itu juga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 5 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 8 Tahun 2009 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).

APK milik para Calon Legislatif (Caleg) hingga Calon Presiden (Capres) itu terpasang ada ditiang listrik dan pohon, yang notabenenya tidak diperbolehkan dalam Perda.

Kepala Seksi Dalops Satpol PP Kota Cimahi, Uus Saefulloh mengatakan, hasil penertiban semalam, tim gabungan menertibkan sebanyak 549 buah APK. Rinciannya, spanduk 252, banner 84, baligho 14 dan bendera partai sebanyak 199.

“Tadi kita sisir di wilayah utara dan selatan. Tapi belum beres semua, banyak banget. Nanti akan dilanjutkan,” ujar Uus saat ditemui di kantor Satpol PP Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah.

Dalam penertiban semalam, Satpol PP Kota Cimahi menerjunkan 50 personel. Dibantu dari aparat kepolisian 7 personel, TNI 7 personil serta dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cimahi 6 personel.

“Semua spanduk yang melintang di jalan, dipasang dipohon, tiang listrik kita pasti tertibkan,” katanya tegas.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kota Cimahi Ahmad Yasin mengatakan, dalam kegiatan penertiban tadi malam merupakan agenda Satpol PP Kota Cimahi. Dimana fokusnya ialah pada propaganda yang melanggar Perda Kota Cimahi.

“Kami diminta untuk ikut terlibat secara langsung,” katanya. (Bagdja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here