Heboh, Di Majalengka Ditemukan Lagi Sejumlah e-KTP Palsu

0
3

Majalengka, media3.id – Bukan hanya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Majalengka saja yang menemukan e-KTP palsu. Ternyata  Pemerintah kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka juga menemukan sejumlah  e-KTP palsu.

Penemuan e-KTP tersebut merupakan hasil laporan warga  pemilik kartu identitas tersebut.

” Keberadaan e-KTP palsu sejatinya sudah lama terjadi. Namun  baru diketahui, saat warga pemilik e-KTP menggunakan untuk administrasi perbankan maupun keperluan keimigrasian dan daftar BPJS,” ungkap Dede Burhan, salah seorang operator e-KTP Kecamatan Ligung kepada media3.id, Kamis (28/2/2019).

Menurutnya, di Kecamatan Living ditemukan empat e-KTP palsu, setelah warga pemilik e-KTP mengkonfirmasi terkait  tidak berfungsinya e-KTP tersebut.

“Saat itu, pemilik akan menggunakan e-KTP untuk keperluan pembuatan paspor. Pihak Imigrasi menolak karena data kependudukan itu tidak valid,” ujarnya menambahkan.

Pihaknya mensinyalir penemuan e-KTP palsu itu berawal  pemilik melakukan pengurusan administrasi untuk keperluan pemberangkatan ke luar negeri atau menjadi TKI.

Diakuinya, waktu itu sempat melakukan komunikasi dengan keempat orang pemilik e-KTP tersebut, guna mengetahui asal muasal mendapatkan e-KTP.

“Tapi yang bersangkutan tidak memberikan penjelasan kepada kami saat melakukan perekaman ulang di kantor kecamatan. Karena setiap kami tanya juga tidak menjawab pembuatannya dimana,” katanya

Disebutkan, dari empat e-KTP palsu itu diantaranya atas nama Dewi Kurniasih (23) blok Selasa RT 01/03, Desa Kodasari kecamatan Ligung dan Anan Ardiansyah (21) blok Loji, RT 02/03, Desa Ligung kecamatan Ligung. Keduanya saat dicek di aplikasi pencarian NIK Nasional hasilnya tidak ditentukan dan kemudian melakukan perekaman.

“Saat melakukan perekaman akhirnya muncul dan keduanya sudah mendapatkan e-KTP asli setelah melalui prosedur ‘encoding, “paparnya.

Sementara dua pemilik lainnya atas nama Ana Nur Santiani (27) dan Alif Budiman (27). Keduanya merupakan warga Blok Ganda Makmur Rt 03/03 Desa Gandawesi kecamatan Ligung. Keduanya juga sudah melakukan perekaman dan sudah tercetak e-KTP asli.

Diketahui, keduanya telah melakukan perubahan NIK yang berbeda dari e-KTP sebelumnya (Palsu).

Dijelaskannya, pencetakan e-KTP yang resmi atau secara prosedural itu sudah dijadwalkan oleh Disdukcapil. Jika ketersediaan blanko memenuhi, begitu juga adanya Ribbon printer mencukupi maka dalam satu bulan bisa dua kali pencetakan.

“Operator masing-masing kecamatan di Disdukcapil juga bisa melakukan langsung pencetakan. Munculnya keberadaan e-KTP palsu, membuat pihak operator di masing-masing kecamatan kembali mengecek satu persatu e-KTP yang baru tercetak sebelum dikembalikan kepada warga dengan mengaktifkan e-KTP yang sudah prosedur encoding,” imbuhnya

Disamping adanya e-KTP palsu, Pemerintah Kecamatan Ligung juga mendapati kartu identitas ganda yang sudah dikembalikan ke Disdukcapil Kabupaten Majalengka sebanyak 45 kartu, serta 15 lainnya merupakan pemilik yang diketahui sudah meninggal dunia. Untuk jumlah status print ready record (PRR) atau yang sudah melakukan perekaman di kecamatan Ligung sampai tanggal 21 Februari kemarin sudah mencapai 1.499 dan jumlah tersebut sudah di cetak per tanggal 26 Februari kemarin. (Nano)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here