Di Jawa Barat, 20 Juta Warga Usia Produktif Rentan Kena Narkotika

0
8

Cirebon, media3.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat menyebutkan 20 juta warga usia produktif rentan kena narkotika. Untuk itu, TNI, Polri, BNN dan masyarakat harus bahu membahu melindungi warga.

Kepala BNNP Jawa Barat,  Brigadir Jenderal (Brigjend) Sufyan Syarif mengatakan narkoba masalah klasik, kriminal dan aib, namun narkoba sudah ada sejak jaman dulu. Sekarang, lanjutnya narkotika bukan hanya musuh bangsa Indonesia, juga musuh dunia.

“Narkoba tidak pandang bulu korbannya bukan orang lain, tapi bisa keluarga, saudara, dan juga tetangga. Bila dibiarkan maka akan jadi budaya dan ada kampung-kampung narkoba, ” kata Sufyan Syarif saat di Kota Cirebon, Selasa, 29 Januari 2019.

Sehingga, lanjutnya tidak cukup Polisi, TNI dan BNN melakukan penegakan hukum, penanggulangan dan sosialisasi bahaya narkoba. “Di Jawa Barat, ada 20 juta warga usia produktif yang rentan narkotika yang perlu dilindungi, ” katanya.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy mengatakan Bhabinkamtibmas bersinergi dengan babinsa untuk melakukan penecagahan dan pemberantasan narkotika.

Sebab, katanya Kota Cirebon salah satu satu tempat sebagai tujuan narkoba. Ini berdasarkan penanganan perkara tahun 2017 dibandingkan 2018 Naik 10 persen.

“Bahaya peredaran narkotika di sekolah dan tempat hiburan,” katanya.

Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Inf Heri Rustanto menegaskan orang menggunakan narkoba berarti orang bodoh dan tidak waras, serta punya penghasilan lebih. “Narkoba dianggap obat stres dan menenangkan diri, salah! Kalau stres berdzikir, ” saran Dandim.  (MW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here