Unsoed Jalin Sinergi dengan Sekolah Tinggi Intelejen Negara

0
50

 

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto jalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Intelejen Negara (STIN)

Purwokerto, Media3.id- Rasa ingin tahu yang tinggi menjadi salah satu faktor terpenting bagi seorang aparatur intelejen. Apalagi jika hal itu dilengkapi dengan kapasitas diri dalam hal ketelitian, keuletan, dan ketangguhan dalam mencari dan menganalisa informasi, seorang intel akan mampu mengumpulkan informasi yang banyak dan penting. Demikian diungkapkan oleh Koordinator Sistem Informasi Unsoed, Ir.Alief Einstein,M.Hum. kepada Media3.id di ruang kerjanya, Jumat (10/1).

“Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) telah memulai jalinan kerjasama, dengan ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak yang masing-masing diwakili oleh Rektor UNSOED Prof.Dr.Ir.Suwarto,MS. dan Wakil Gubernur Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) Komisaris Besar Polisi Dr.Barito Mulya Ratmono,S.I.K.,M.Si.”, ucap Alief.

Acara penandatanganan MoU dilaksanakan di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat UNSOED, Rabu (8/1). Hadir dalam kesempatan itu Rektor beserta jajaran Wakil Rektor, Wakil Gubernur Sekolah Tinggi Intelijen Negara beserta jajarannya, Ketua-ketua Lembaga, Kepala Biro Akademik & Kemahasiswaan beserta Kepala Biro PKIH dan Pejabat di Lingkungan Unsoed.

“Selain melaksanakan kerja sama bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat, Unsoed bersama STIN juga bekerja sama untuk mendukung pembangunan pendidikan tinggi dan menghasilkan lulusan yang berkualitas”, ucap Alief.

Wakil Gubernur STIN Komisaris Besar Polisi Dr.Barito Mulya Ratmono,S.I.K.,M.Si mengungkapkan bahwa kerjasama ini dimaksudkan untuk meningkatkan sumberdaya manusia di STIN dan menciptakan suatu perubahan dalam penataan pada Program Studi yang ada pada STIN.

“Berkaitan dengan kerjasama ini kami mengharapkan adanya pertukaran dosen dan penelitian bersama guna memproduksi pengetahuan yang bisa dipublikasikan dalam bentuk jurnal international maupun nasional”, ungkap Barito.

Ia menambahkan bahwa program penelitian bersama juga dapat mendukung kedua belah pihak terkait dengan ketahanan pangan (pertanian dan peternakan), ketahanan energi, teknologi, dan sosial.
Sementara itu Rektor UNSOED Prof.Dr.Ir.Suwarto,MS dalam sambutannya menyampaikan terkait dengan fenomena disrupsi, globalisasi, dan digitalisasi yang merupakan perubahan yang sangat luar biasa yang sekarang berlangsung dan berdampak pada kita, dapat disikapi sebagai hambatan atau ancaman, namun kita juga dapat memaknainya sebagai sebuah tantangan sekaligus peluang.

“Kesemua itu membutuhkan kesungguhan dan keseriusan serta suatu kemitraan strategis dan kebersamaan dalam bingkai penguatan Tridharma Perguruan Tinggi”, ungkap Barito.

Hal tersebut sejatinya akan lebih mudah terealisasi bila kita melangkah bersama dengan pihak-pihak yang memiliki kualifikasi, kompetensi, kapasitas, dan integritasnya tidak diragukan lagi untuk memuliakan NKRI yang kita cintai dan jaga ini.

Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk mengadakan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki pada masing-masing pihak demi kemajuan bersama. Kemudian acara penandatanganan kerja sama ini ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama.

(Shaleh Rudianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here