Taubat Adalah Penangkal Virus Corona

0
348

Cimahi, media3.id – Menanggapi berita Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Terima Rorongsokan Istimewa (Terorist) Jawa Barat, Tatan Sophian, terkait himbauan Tatan agar Masyarakat dan Lintas Agama untuk do’a bersama.

Menurut Ketua Yayasan Kelompok Sosial Harapan Masyarakat Pembangunan Nasional Ustad Didin Karyadi Ghalib, sangat memberikan aspiratif dan dukungan yang kuat.

- Advertisement -

Saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Ustad Didin, merasa setuju sekali, dari kaum marjiner berani angkat bicara

“Saya sepakat dengan pernyataan ketua umum LSM terorist, kita harus sesegera mungkin lakukan do’a bersama, mohon panjatkan do’a kepada sang pencipta, agar Alloh SWT melindungi bangsa , negara’ dan masyarakat Indonesia diselamatkan dari musibah, dari sifat pengecut ini,” katanya.

Ketua Yayasan Kelompok Sosial Harapan Masyarakat Pembangunan Nasional.Ustad Didin Karyadi Ghalib

Bahkan menurut ustad Didin kembali, sebagai seorang muslim Didin menghimbau agar kita semua bisa mawas diri dengan kejadian yang mendunia ini.

Masalah Berkaitan dengan isue viral virus Corona (Covid 19) yang mendunia.

“Sayapun ikut prihatin dengan berbagai kepanikan masyarakat.
Padahal dahulu di zaman para nabi sudah ada juga. Virus yang berindikasi penyakit sopak, virus kolera, penyakit kusta, bahkan di era tahun 1990 muncul virus HIV,”

“Banyak analisa dan asumsi tidak ada obatnya,
padahal Alloh. SWT, menjelaskan bahwa setiap penyakit ada obatnya.
Yang harus di waspadai tentang virus yang lebih besar, ” katanya.

Menurut Ustad Didin, yang lebih berbahaya adalah virus kebohongan, virus kesombongan, virus rasa takut, dan virus sifat pengecut.

“Virus Corona merupakan makhluk yang besarnya 150 nano meter, yang apabila dibandingkan luas bumi yang kita pijak yang luasnya 550 juta Km.
Masa kita jadi pengecut.
Padahal ada virus yang lebih besar yang setiap hari kita perbuat dan lakukan baik yang disadari maupun yang kita tidak sadari. Apa virus itu ? Virus dosa!,” Ucapnya.

“Nah dosa besar saja ada obatnya yaitu adalah; taubatan nasuha, taubat kepada Alloh SWT.
Oleh karena itu dari mulai hari ini segera kita taubat dengan sesungguh-sungguhnya.
Wallohu Alam,” paparnya (Bagdja)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here