Samsat Depok, Polda Metro Jaya dan Jasa Rahaja Lounching Program Double Untung

0
153

 

 

- Advertisement -

DEPOK, media3.id – Saat ditemui seusai kegiatan, Kepala P3D Samsat Depok, Hj. N Ida Hamidah SE.M.SI didampingi Kasubag TU, Eddy Aries, Kasi Pendapatan dan Penagihan Tavip Supardi dan Kasi Penetapan dan Pendataan Agus Restriawan menjelaskan, Kegiatan hari ini bersamaan dengan kegiatan maulid nabi besar Muhammabud SAW serta launching untuk pembebasan sanksi administrasi dan diskon pajak kendaraan bermotor, jadi kalau misalkan masyarakat yang memiliki tunggakan selama 5 tahun hanya bayar 4 tahun saja satu pokok PKB nya itu gratis untuk denda administrasi itu gratis.

“Misalkan 8 tahun, berarti 8 tahun dendanya hilang pokoknya saja yang bayar. Ini berlangsung selama sebulan dari 10 November sampai dengan 10 Desember 2019 dan berlaku seluruh Jawa Barat di 34 Samsat baik itu Polda Metro maupun Polda Jabar,”ujar Ida.

Hal tersebut disampaikan Ida dalam acara launching program Double Untung yaitu bebas denda pajak untuk semua tunggakan pajak kendaraan bermotor dan diskon pajak kendaraan bagi yang menunggak pajak lima tahun di gelar di depan Samsat Depok, Minggu (10/11/2019).

Kegiatan ini di gelar berkat kerjasama antara Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok I (Samsat Depok) dengan Kepolisian Polda Metro Jaya dan Jasa Raharja melalui Program Double Untung selama satu bulan di Samsat Depok, Jalan Merdeka, Sukmajaya, Depok.

Dengan adanya program double diskon ini kami ingin mengurangi kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang karena potensi di Depok ini lumayan cukup besar sekitar 744.000 kendaraan, dan yang menunggak nya itu sebesar 34% jadi sungguh masih banyak.
Oleh karena itu, saya menghimbau dan mengajak pada masyarakat wajib pajak. “Ayo manfaatkan program ini karena berlakunya hanya 1 bulan dan KTMDU mudah-mudahan bisa berkurang! Lanjutnya.

Ida berharap ingin mencapai target yang telah ditetapkan dan untuk lebih meningkatkan pendapatan asli daerah tentunya dari sektor pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama kendaraan bermotor,” tutup Ida.

(Ardhie)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here