Ribuan Warga Klaten Antri E-KTP Sejak Dini Hari

0
45

 

Klaten, Media3.id- Sejak jelang subuh, Selasa (14/1) ribuan warga Klaten, Jawa Tengah, memadati halaman kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Klaten. Mereka hendak mengantri pembuatan e-ktp yang berlaku seumur hidup.

Pantauan di lapangan menunjukkan situasi lokasi kian padat dengan bertambahnya warga yang mendatangi kantor dukcapil. Parkir sepeda motor pun tampak kurang terarah saking padatnya warga yang datang. Pelataran parkir berkapasitas 500 unit sepeda motor terasa tak mampu menampung membludaknya jumlah warga. Terlihat meluber hingga ke jalan di luar kantor dukcapil dan menyendatkan mobilitas warga permukiman di seputar kantor dukcapil.

“Saya sudah datang ke sini sejak jam 3 dini hari tadi, sengaja ingin membuat e-ktp yang berlaku seumur hidup”, ucap Handoko (27) warga Palar, Kecamatan Trucuk, yang datang bersama tiga temannya untuk keperluan yang sama.

Sejak Senin (13/1) kemarin pihak Disdukcapil mengumumkan membuka kesempatan pembuatan e-ktp pada hari Selasa (14/1) untuk sebanyak 4000 blangko e-ktp.
“Per harinya kami akan cetak sebanyak 1000 e-ktp, dengan ketentuan nomor antrian 1 hingga 700 hasil cetak e-ktpnya bisa langsung diambil saat itu juga, sedangkan nomor antrian 701 hingga 1000 baru bisa ambil hasil cetak e-ktpnya keesokan harinya”, kata Sri Winoto, SH., Pelaksana Tugas Kepala Dinas Dukcapil Klaten saat dikonfirmasi Media3.id.

Dikatakan Sri Winoto lagi, sejumlah ketentuan dipersyaratkan kepada warga untuk pencetakan e-ktp. Di antaranya warga harus datang sendiri dengan menunjukkan fotokopi kartu keluarga (KK) beserta asli surat keterangan (suket) pengganti ktp. “Bagi yang KTPnya hilang, selain fotokopi KK juga dengan menunjukkan surat kehilangan dari polisi. Begitu pula yang KTPnya rusak, dengan menunjukkan pula KTP yang rusak tadi”, terangnya.

Sementara bagi yang mewakilkan, imbuh Sri Winoto, wajib menunjukkan surat kuasa mewakilkan dan si penerima kuasa (wakil; red) haruslah keluarga dalam satu KK yang bersangkutan.

Terpantau hingga jam 07.00 wib. kuota blangko e-ktp sejumlah 4000 blangko diinformasikan sudah terpenuhi. Akibatnya ratusan warga selebihnya gagal terlayani pada kesempatan kali ini. Salah satunya Marni (33) warga Pesu, Kecamatan Wedi. Ia pun terpaksa pulang ke rumah dengan wajah murung.

▪ (Shaleh Rudianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here