Pemkot Cimahi Naik Banding Dalam Keputusan PTUN IMB Harus Dicabut

0
75

Lowyer (Pengacara) pemilik Guest House berinisial (YS) Joni Harianto, SH

Cimahi, Media3.id – Terkait Penjelasan dari Terdakwa 2 Intervensi, masalah pemberitaan Media 3 dengan judul :
Kasus Guest House IMB Harus Dicabut Ketua Komisi 1 Akan Panggil Pihak Terkait.

Lowyer (Pengacara) pemilik Guest House berinisial (YS) Joni Harianto, SH dan Herwanbudiah, SH, saat dikonfirmasi via Washap Kamis (21/11/2019),

“Bahwa disini perlu dijelaskan terhadap putusan PTUN NO. 37/G/2019/PTUN. BDG,
TANGGAL 10 SEPTEMBER 2019, klien kami sebagai Tergugat II Intervensi
telah mengajukan banding, dan dari pihak Tergugat dalam hal ini Kepala
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
(DPMPTSP) Kota Cimahi juga telah mengajukan banding.

Menurut Joni pula bahwa seluruh proses dan prosedur, serta persyaratan penerbitan IMB sudah kami penuhi seluruhnya, sehingga Tergugat Kepala Dinas DPMPTSP Kota
Cimahi, menerbitkan IMB atas nama Tergugat II Intervensi,” paparnya.

Secara konsekuensinya, menurut Joni, dari adanya upaya hukum banding dari Tergugat maupun
Tergugat II Intervensi, menyebabkan putusan PTUN belum mempunyai kekuatan
hukum tetap dan putusan belum dapat dilaksanakan.

“Pernyataan ini perlu kami luruskan. Bahwa karena ada banding dari Tergugat
maupun Tergugat II, maka Putusan PTUN belum dapat dilaksanakan,” jelasnya.

Harapan Joni, oleh karena permasalahan ini sedang berproses dipengadilan,

“Kami harap para pihak menghormati dan mempercayai proses hukum yang sedang
berjalan, sampai dengan adanya putusan pengadilan yang telah berkekuatan
hukum tetap dan tidak perlu permasalahan ini dibawa ke ranah politik atau
administrasi lagi, dengan melibatkan salah satu komisi di DPRD Kota Cimahi,”

Ditambahkan pula oleh Joni, karena proses tersebut sudah pernah dijalankan oleh para penggugat sebelum
gugatan diajukan.

(Bagdja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here