Memprihatinkan, Sasak Gantung Pelangi Yang Melintas Saluran Sungai Cimanuk Terancam Longsor

0
141

Majalengka – Longsor terjadi pada tanah di bagian pondasi penyanggah utama jembatan (Sasak) gantung pelangi  di Kluwih Anjun Desa/ Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka. Penyebabnya diduga karena pengaruh curah hujan dan derasnya debit air di  saluran sungai anak Cimanuk atau warga setempat biasa menyebutnya dengan saluran galian.

Kapolsek Jatitujuh AKP Asep Supriadi, terkait dengan adanya longsor di sepanjang Sungai Cimanuk maupun anak sungai Cimanuk, pihaknya mengaku atas nama Muspika sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait baik dengan Dinas PSDAPE maupun dengan BBWSCC

” Kami sudah data semua lokasi bantaran Cimanuk yang longsor terkena abrasi ke pihak berwenang, untuk segera dilakukan penanganan,” ungkapnya, Jumat (15/2/2019).

Hal senada dikatakan salah satu warga Jatitujuh yang juga penggiat sanggar hujan keruh, Saripudin, Sasak gantung pelangi dipercantik dengan pengecatan dilakukan pada 20 Januari 2019 lalu.

Kegiatan pengecatan sasak gantung itu dilakukan secara swadaya masyarakat sekitar, guna  berpartisipasi dalam perawatan sasak tersebut.

” Setelah pengecatan selesai kita beranjak ke festival sasak gantung, ” katanya.
Namun  sangat disayangkan penampilan sasak gantung yang begitu menawan dengan tampilan cat warna-warni, kondisi tanah disepanjang bantaran sungai itu mengalami longsor. Terlihat longsoran tanah juga menimpa pondasi tiang utama penyangga sasak pelangi tersebut.

“Kondisi tanah di bagian pondasi tiang penyanggah sasak itu tinggal 50 centi, dikhawatirkan kalau terus dibiarkan sasak ini akan ambruk terbawa longsor,” terangnya.

Menurutnya, ini sudah sangat berbahaya, butuh penanganan segera dari pihak berwenang.

Dikatakannya, bukan hanya tanah di ujung sasak saja yang mengalami longsor melainkan di lokasi hulunya juga (Bendungan rentang) sudah banyak yang longsor.

“Sudah satu baris atau bantaran sungai mengalami longsor, akibat tergerus air karena terjadi abrasi, ” imbuhnya.

Karena dinilai kondisinya sudah memprihatinkan dan cukup membahayakan. Pihaknya berharap kepada pihak berwenang untuk segera bertindak mengatasi permasalahan longsor tersebut, agar masyarakat tidak terdampak lebih luas.(Nano)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here