Ketua Komisi I Hendra Saputra : ‘Rakyat Butuh Empati Dan Kerja Nyata Bukan Janji-janji

0
95

Cimahi, media3.id – Dalam mewabahnya virus Corona (Covid-19) yang menjadi momok masyarakat ini, rakyat membutuhkan uluran tangan sosok seorang anggota dewan Kota Cimahi yang peduli terhadap masyarakatnya.

Seperti apa yang dituturkan oleh seorang warga ustad Didin Karyadi Ghalib, bahwa masyarakat perlu Adanya empati dari seluruh kekuatan kota ini, dan bukan Janji-janji yang tidak jelas.

- Advertisement -

“Karena memperhatikan perkembangan.yang semakin tidak menentu dari aspek psikologis.
Saya sebagai masyarakat kecil di Cimahi merasa iba dan miris melihat keluhan masyarakat dari mulai sopir angkot para pedagang kecil, para pekerja pabrik yang mulai dirumahkan,” paparnya.

“Mereka sudah mulai berkicau merasakan dampak dari anjuran pemerintah untuk diam dirumah (Stay at Home),” kata Didin.

Pasal nya saya menyadap pembicaraan masyarakat penuh dengan keluhan sosial.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Cimahi dari Partai Gerindra Hendra Saputra, keluhan seorang warga harus kita sikapi dengan bijak, profesional dan porposional.

Hendra mengakui bahwa rakyat butuh empati dari kita semua, apalagi situasi rawan seperti ini, “Mereka butuh uluran tangan kita untuk sesegera mungkin membantunya, inipun merupakan ibadah, mereka butuh kerja nyata, dan bukan janji,” tegasnya.

Karena, tambah Hendra, kita dipilih oleh rakyat, untuk rakyat dan kembali kepada rakyat,” ucapnya.

Melihat kenyataan seperti itu, tanpa diperintahkan oleh suaminya, Nick Winda H Saputra, selaku istri dari Hendra Saputra, punya inisiatif sendiri, dengan mesin jahit jadul (lama) yang tidak pernah dipakai, akhirnya oleh Nick diperbaiki untuk membuat masker digratiskan pada masyarakat.

Saat dikonfirmasi ditempat kerjanya, Perahan Cipageran Cimahi, menurut Nick, dirinya hanya empati saja, terhadap kenyataan saat ini masyarakat harus kuat melawan virus Corona atau Covid-19 dengan gigih.

“Mereka butuh alat pelindung wajah yaitu masker, karena dimana-mana masker produksi pabrik tidak ada bahkan adapun harganya tidak terjangkau dibeli oleh masyarakat,” ucap Nick.

“Melihat kenyataan seperti itulah, maka saya berinisiatif membuat masker sendiri, untuk diberikan kepada warga secara gratis, karena masker-masker yang saya berikan masih banyak kekurangan, dan masih banyak warga yang tidak kebagian, itusebabnya saya buat kembali lebih banyak,” paparnya.

Untuk masalah kualitas masker, Nick Winda mengatakan bahwa masker kain ini tidak kalah dengan masker kain yang ada di toko-toko,

“Alhamdulillah sudah lebih dari 400 masker dibagikan dan masyarakat menerima dengan senang hati,”

Bahkan menurut Nick kembali, bahwa pembuatan jumlah masker kain perharinya tidak tentu, misalkan jadi 60-70 masker, kita langsung bagikan ke masyarakat,” terang Nick.

Bahkan menurut Hendra mengatakan, bahwa apa yang dia lakukan:(istrinya) ini murni dan ikhlas untuk masyarakat, sudah seharusnya sebagai seorang anggota DPRD untuk membantu masyarakat tanpa pamrih

”Saya bersama istri membeli bahannya memakai uang pribadi dan masker dijahit sendiri oleh istri saya,” ucap Hendra.

Di kediamannya Komplek Cipageran Asri Blok B VI No.9 RT 04 RW 10 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, minggu (29/3/2020).

Menurut Hendra bahwa yang di butuhkan oleh rakyat itu Empati dan kerja nyata bukan hanya sekedar himbauan-himbauan dan teori saja

“Bagaimana caranya memanusiakan manusia, karena merekapun cukup mengerti dengan kondisi ini, mereka harus hidup dan butuh solusi,” kata Hendra

Hendra sangat tidak setuju apabila ada sebagian orang atau kelompok yang memanfaatkan situasi seperti ini, seperti menaikan harga masker atau mencari keuntungan di saat merebaknya wabah Covid-19 di Kota Cimahi.

“Janganlah mencari kesempatan dalam kesempitan, Inilah waktunya untuk membantu masyarakat, disaat diperlukan kita selalu hadir, JIWA dan RAGA saya buat warga masyarakat Kota Cimahi,” tegas Hendra

Hendra, menghimbau kepada warga masyarakat Kota Cimahi untuk menjaga daya tahan tubuh atau imunitas serta berdoa untuk menangkal penyakit yang masuk ke tubuh kita, termasuk juga penyakit Virus Corona.

“Jangan lupa untuk melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), minimal mencuci tangan memakai sabun sehabis melakukan aktivitas, olahraga dan istrahat yang cukup,” pungkasnya.(Sinta/Bagdja) .

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here