Dansektor 9 Beserta Anggota Satgas Citarum Telusuri Anak Sungai Cipeusing

0
130

Bandung Barat, Media3.Id – Setelah mendapatkan laporan masyarakat tentang beberapa anak sungai yang masih dialiri limbah berbahaya, Hari ini Minggu (20/10), Dansektor 9 beserta anggota satgas Citarum telusuri anak sungai Cipeusing di Desa Giriasih Kec Batujajar kabupaten Bandung barat

” Melihat kondisi riil dilapangan, sungai Cipeusing ini berwarna hitam, sedimennya sudah membatu akibat dari pencemaran yang sudah dilakukan Industri sejak puluhan tahun,” Ujar Dansektor 9 yang didamping Lettu Nur Ananto Dan SSK sektor, saat melakukan penelusuran sungai Cipeusing.

- Advertisement -

Menurut Dansektor, kegiatan penelusuran anak sungai Cipeusing ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari satgas Citarum, RW setempat, masyarakat Penggiat Lingkungan.

” Ada beberapa industri yang outfall nya langsung ke anak sungai Cipeusing ini, tadi saya sudah bicara banyak dengan masyarakat disini,” Terangnya.

“Saya sudah bersepakat, bahwa masyarakat akan menjadi mata dan telinga kami di lapangan, mereka akan membantu melaporkan pabrik yang buang limbah berbahayanya”.

“Mulai hari ini kami satgas Citarum akan menyatakan perang terhadap industri yang mencoba membuang limbahnya tanpa diolah dengan benar,karena tahapan sosialisasi sudah usai sekarang masuk tahap penindakan” Tegas Kolonel Inf Amir Mahmud yang baru dua bulan menjabat sebagai Dansektor Citarum Harum.

” Saya akan berpedoman kepada Perpres No 15 th 2018 tentang percepatan Pengendalian Pencemaran dan kerusakan DAS Citarum dan Peraturan Mentri Lingkungan Hidup tentang Limbah Industri,” Ucapnya.

” Apabila ada industri yang masih membuang limbahnya masih berwarna, berbusa, berbau dan suhu diatas suhu normal yang tertuang dalam aturan 9 Parameter baku mutu, maka akan saya tindak tegas dengan di hentikan kegiatan Produksinya dan kita lokalisir” Janji Dansektor 9 dihadapan masyarakat dan penggiat lingkungan.

Disampaikan Dansektor, bahwa pencemar anak sungai Cipeusing selain limbah industri, juga ada limbah yang dibuang oleh masyarakat sendiri.

“Tadi saya lihat ada beberapa pipa bahkan WC umum diatas sungai Cipeusing, dan besok semua komponen masyarakat termasuk satgas Citarum, akan melakukan korve bersama, membersihkan rumput liar dan mengangkat sedimentasi lumpurnya,” Tuturnya.

Dilokasi yang sama, Djayusman Ketua RW 05 sepakat dengan apa yang disampaikan Dansektor 9 terkait anak sungai Cipeusing.

“Saya banyak mendapat keluhan warga soal aliran anak sungai Cipeusing ini, kadang berwarna coklat, kadang hitam, malah dibarengi dengan bau menyengat,” katanya.

” Saya berharap dengan adanya satgas Citarum, anak sungai Cipeusing ini bisa kembali normal, tidak bau menyengat,” Pungkasnya.

(Acep).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here