Beras Dapur Umum Dinilai Tak Layak Konsumsi

0
67

Karawang, media3.id – Beras bantuan Pemkab Karawang peruntukan dapur umum di seluruh desa seKabupaten Karawang dinilai sejumlah kalangan tak layak konsumsi, meski mulai hari ini, Minggu 10 Mei 2020 telah ada beberapa desa yang membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan selama penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Karawang.

Bahkan kondisi beras yang akan di konsumsi masyarakat Karawang tersebut melalui dapur umum juga dikeluhkan beberapa Kepala Desa, seperti yang diungkapkan Kades Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya, Endang Macan Kumbang yang mengatakan bahwa beras tersebut sangat tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat Karawang.

“Karena Kecamatan Kutawaluya belum didistribusikan ke desa-desa lalu saya ambil contoh beras tersebut dari beberapa desa di Kecamatan Rengasdengklok, kondisi beras berwarna kuning kehitam-hitaman, bau apek dan banyak terdapat kutu. Sangat tidak layak untuk dikonsumsi,” tegas Endang kepada Spirit Jawa Barat saat dihubungi melalui sambungan teleponnya.

Di tempat berbeda, Kepala Bulog Sub Divre Karawang- Bekasi, Rusli mengatakan beras bantuan peruntukan dapur umum di Kabupaten Karawang merupakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Kabupaten Karawang dengan kualitas medium.

“Dibelinya pada tahun 2018 lalu disimpan di kita, di Bulog gitu, itu beras medium jangan disamakan dengan beras kualitas premium. Didistribusikan oleh kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Karawang, waktu diambil pun diperiksa lebih dulu dan diambil yang bagus,” jelasnya kepada media saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Minggu (10/5/2020). (Dmn)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here